BONE, Reportase INC – Bantuan revitalisasi yang menjamur di Setiap sekolah di kabupaten Bone menjadi salah satu momen di mana kewenangan menjadi satu alasan antara kepentingan dan tanggung jawab
SMP Al Islam Walulang salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi senilai Rp 1.051.760.000 angka yang sangat pantastis sepanjang proyek rehab sekolah
Anggaran yang di cairkan 70 persen pada tahap pertama diduga dimarkup oleh kepala sekolah dan P2SP dimana kayu lebih banyak memakai kayu lokal nomor tiga yang tidak sesuai standar SNI begitupula pembesian pemasangan behel sangat berjarak sekitar 25 sampai 30 centi meter
Konspirasi dalam proyek tersebut para pekerja di sinyalir keluarga kepala sekolah A.Tenri selain itu tidak transparansi dalam pemasangan baliho P2SP sengaja tidak di pasang dan di tampilkan nama mereka, begitu pula dalam proyek tidak ada pekerja memakai APD (Alat Pelindung Diri) aturan sudah jelas dan anggaran pun tersedia
Menanggapi hal tersebut Lembaga Antikorupsi ‘, Kinprojamin Mendesak Tipikor polres Bone periksa Kepala sekolah SMP AL Islam Walulang atas dugaan Mark Up Anggaran Revitalisasi.RP
1.05i .760.000.
Kepala sekolah SMP Islam Walulang yang di konfirmasi di sekolah yang bersangkutan tidak mau di temui menurut kepala tukang kepsek tidak mau ketemu wartawan
,”Andi Tenri tidak mau ketemu wartawan karena sudah banyak yang datang,” ujar kepala pekerja 24/10/2026
Sampai berita ini di tayangkan kepala sekolah tidak bisa di temui guna konfirmasi (Alergi) dengan wartawan.
(Rosna)
















