BONE, Reportase INC – Kecamatan Awampone terdiri dari 17 Desa di Kabupaten Bone setiap Desa memiliki kelompok tani lima sampai tujuh kelompok.
Kelompok penerima bantuan OPLAH(Optimasi Lahan) non rawa tahun 2025 kurang lebih lima puluh kelompok tani yang ada di Kecamatan Awampone dengan anggaran sepuluh miliar dari APBN tahun 2025
Konspirasi merampok dana bantuan Oplah 2025
Dana bantuan tersebut lewat Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas pertanian
Menurut sumber yang dapat di percaya, dibagian keuangan oleh Dandim 1407 Letkol Infanteri Laode Muhammad Idrus, diduga merampok 30 persen dari bantuan OPLAH tersebut, sebelum masuk ke rekening kelompok tani, untuk kepentingan pribadi memperkaya diri.
Anggaran yang dimaksud sudah tidak utuh lagi tersisa 70 persen dari bantuan tersebut yang di transfer lewat rekening kelompok tani,, kemudian oleh dinas pertanian melalui PPL (penyuluh pertanian lapangan) Mulyadi meminta dana tersebut di serahkan semuanya untuk pihaknya yang belanjakan Material
Salah satu kelompok tani yang tidak ingin namanya dimediakan,” Dana yang masuk di rekening di suruh tarik lalu di minta untuk di serahkan semuanya ke PPL untuk belanja bahan,” ujar salah satu kelompok tani 26/1/2026
Sangat miris,oleh dinas pertanian dana bantuan tersebut di ambil untuk di belanjakan, kemudian pekerjaan pengadaan ada yang fiktif dimana bantuan optmasi lahan non rawa yang seharusnya satu kelompok tani satu Bak penampungan air, yang ada dua kelompok tani satu pekerjaan, dalam arti satu fiktif, sementara kelompok tani masih banyak yang belum dapat di kerjakan sampai Januari 2026 yang di anggap juga fiktif .proyek dikerja para kelompok tani, dananya dikelola Dinas Pertanian LPJ (laporan Pertanggung jawaban)di jadikan tameng.
Salah satu sumber warga Awampone yang minta namanya tidak di sebut,” Semua bantuan OPLAH di Awampone di ambil oleh PPL mereka yang belanjakan material,” jelas sumber 3/1/2026 sementara pekerjaan belum selesai hingga Januari 2026
PPL (penyuluh pertanian lapangan) Mulyadi saat di hubungi wartawan media ini, melalui chat WhatsApp pribadi,”hubungi saja Dinas Pertanian, saya tidak bisa berkomentar,”jelas PPL sambil memberikan nomor ponsel TPHBUN,
Kepala dinas pertanian Nurdin S.P.M.Si yang dihubungi melalui chat WhatsApp pribadi,” Silahkan hubungi Dandim karena ada MOU dengan beliau 24/1/2026
Dandim 1407 Letkol Infanteri Laode Muhammad Idrus belum bisa di hubungi meskipun beberapa anggota kodim 1407 yang diminta nomor telepon seluler yang bersangkutan namun tetap tidak ada hasil sampai berita ini di tayangkan belum ada kontak , Wartawan media ini berusaha komfirmasi lanjut 26/1/2026
( Rosna)














