LAMONGAN, Reportase INC – Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Muhammadiyah (O-2 SM) digelar di Lapangan Sawonggaling, Babat (22 November 2025).
Rencananya berakhir 24 November. Even olahraga digelar sekaresidenan Bojonegoro dan Gersik. Cabang yang di sajikan adalah lari, catur dan panahan. Diikuti lembaga pendidikan/perguruan Muhammadiyah. Mulai tingkat SD/MI, SMP/M.Ts, SMA/SMK/ MA.
Ketua PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Lamongan, Sodiqin, M.Pd dalam pidato sambutan menguraikan, kesempatan ini kita gunakan para tunas muda berkompetensi, bertanding, dan bersilaturrohim. “Olahraga jangan dipandang biasa-biasa saja. Lagu kebangsaan kita Indonesia Raya tatkala ada even besar dunia yang diikuti duta kita, lagu Indonesia Raya berkumandang.” kata Pak Sodiqin. “Jadi olahraga dapat dijadikan sebagai duta bangsa. Dan kini Muhammadiyah hadir memberi pencerahan lewat olahraga…” lanjut orang nomor satu di persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Lamongan itu.
Sebelum pembukaan ditandai, Pengurus KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kab Lamongan, memberi sepatah dua kata. Juru bicara Koni Imron, selaku ketua harian turut mendukung adanya even digelar Muhammadiyah ini. “Dengan demikian akan muncul bibit-bibit baru di bidang atletik. Oleh karena itu kami ucapkan selamat berlomba dan menjunjung tinggi sportifitas. Yang akhirnya akan membawa nama diri, keluarga, bangsa dan negara…!” tutur Imron sebagai ketua harian yang juga berprofesi sebagai jurnalis/wartawan dalam sambutannya.
Peresmian pembukaan ditandai dengan pelepasan balon oleh Ketua PDM, Sodiqin, M.Pd. Berturut-turut diikuti Camat Babat, Norman, dan Kapolsek serta Danramil Babat. Pagi setengah redup di lapangan Sawonggaling bak lautan manusia. Masyarakat setempat dan para penjual kagetan berbondong-bondong sejak pagi. Tak peduli lapangan becek karena diguyur hujan semalam.
Peserta ikut berlaga dari Tuban, Lamongan, Bojonegoro dan Gersik. Menurut laporan panitia, Arif Usman dalam pidato prakata menyebut, bahwa peserta dari tingkat SD/MI ada 978 orang. Tingkat SMP/M.Ts ada 779 orang. Tingkat SMA/SMK/Aliyah ada 417 orang. Total semua ada 2.174 orang peserta.
Lokasi lomba terbagi menjadi 3 tempat. Cabang panahan di kampus SMK Muhammadiyah Pucakwangi. Cabang catur di kampus SMA Muhammadiyah jalan Raya Babat. Sedangkan cabang atletik lari dan tolak peluru di lapangan Sawonggaling.
Guna menambah semaraknya acara, panitia menampilkan paduan suara dari LSBO (Lembaga Seni Budaya & Olahraga) pimpinan cabang Muhammadiyah dipandegani Pak Luqman Muhajir dedengkot saxophone dan gebyar tari remo massal versi ludruk RRI Surabaya oleh murid-murid SMA Muhammadiyah Babat.
Beberapa saat sebelum upacara dimulai, peserta lari maraton 3 km diberangkatkan lebih dahulu. “Ini mengingat sangat dibutuhkan waktu cukup lama…” tutur Arif Usman kepada penulis berita online ini.
Reporter : Ahmad Fanani Mosah














