MINUT, Reportase INC – Bantuan revitalisasi Sekolah Dasar Inpres Klabat Kabupaten Minahasa Utara dengan anggaran Rp 926 934.344 (Sembilan ratus dua puluh enam juta sembilan ratus tiga puluh empat ribu tiga ratus empat puluh empat rupiah)
program pembangunan dan rehabilitasi tahun 2025. Proyek ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dikelola oleh kepala sekolah dan membentuk panitia revitalisasi,
Konsultan pengawas, dan konsultan perencana, dengan pengawasan berjenjang dari pusat ke daerah untuk memastikan kelancaran dan mutu pelaksanaan.
Sangat di sayangkan dalam pembangunan yang super ketat pengawasan tersebut beberapa temuan dan informasi dimana pada rehab bangunan kayu kosen di beberapa ruangan tidak di ganti .
Terlihat kayu tersebut dengan tingkat kwalitas dan mutu diragukan,sehingga kuat dugaan tidak layak begitu pula bangunan dengan ukuran yang terlihat sangat tidak sesuai dengan anggaran tujuh ruang kelas
jika di bagikan dengan anggaran yang ada rata-rata Rp 132 419.192 / satu ruangan yang hanya pekerjaan rangka atap dan plafon . sementara yang lain hanya di cat saja
Salah satu sumber dari orang tua murid yang tidak ingin namanya di publikasikan,” Terlihat dengan kasat mata anggaran begitu besar, sedang bangun baru saja itu sudah sangat mewah apalagi cuma ganti atap, sangat tidak masuk di akal,”
lanjut sumber,” sebaiknya proyek tersebut di kalkulasi lagi anggaran tersebut diduga banyak di Mark-up untuk kepentingan pribadi,” jelas sumber 27/11/2025
begitupula rangka yang terpasang adalah Holo yang tidak masuk standar SNI (Standar Nasional Indonesia)
Selain itu Kepala sekolah mengabaikan keselamatan pekerja dimana seluruh pekerja tidak memakai Alat pelindung diri (APD) Kepala sekolah telah mengabaikan Undang undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja . meskipun anggaran K3 sudah di tetapkan 1,5% hingga 2,5% dari anggaran proyek
Kepala sekolah Dasar Inpres Klabat Femy Iroth yang di temui di lokasi (sekolah) nampak alergi dengan wartawan saat di tanya menjawab seadanya, sesekali sambil berjalan seakan tidak bersalah dan tak menghiraukan wartawan
,”yah itu cuma rehab 7 ruang kelas, kantor juga sudah termasuk di situ,” ujar kepala sekolah 27/11/2025
(Rosna)














