BONE, Reportase INC – Dedi Hamzah yang mengklaim dirinya sebagai Ketua Amwi ( Aliansi media dan wartawan Indonesia) Bagaikan cacing kepanasan tidak tau asal darimana arah dan kemana tiba-tiba menghubungi wartawan media ini untuk minta hak jawab dan memaksakan kehendaknya bahkan menuduh dan memfitnah wartawan melalui telepon WhatsApp pribadi 9/2/2026
,”harus naikkan hak jawab kalau tidak saya akan bawa keranah hukum, katanya mengancam 9/2/2026 sambil mengirim beberapa voice note dan ancaman kepada wartawan media ini
salah satu chat Dedi,” kau tidak takut Saya,”Yang bersangkutan tidak mencerminkan seorang jurnalis profesional yang ada layaknya preman pasar.
wartawan media ini dalam waktu dekat akan melaporkan Dedi Hamzah ke polres Bone atas pengancaman melalui telpon dan chat WhatsApp
Dedi Hamzah yang dinilai tidak memahami kode etik jurnalistik memaksakan kehendaknya menjawab Pemberitaan seseorang yang sama sekali tidak ada hubungan dengan dirinya, apakah karena kepala dinas pendidikan Bone
Sebenarnya yang harus memberikan hak jawab adalah kepala dinas pendidikan dalam hal ini Edy Saputra Syam bukan Ketua Amwi Dedi Hamzah yang berlagak pahlawan kesiangan.
Pungli yang sering terjadi di kubuh Dinas pendidikan adalah cerminan buruk terhadap Dinas yang lain di kabupaten Bone, Dinas yang berperan mengelola dana APBN maupun APBD merasa aman walaupun ada pelanggan kewenangan, kerap di lindungi oleh oknum tertentu
Armanto ketua DPC kinprojamin Bone menanggapi hal tersebut,” hak jawab Bukan dijawab orang lain yang tidak ada namanya di berita, tapi yang berhak menjawab adalah orang yang ada disebut di berita, itu yang seharusnya,” jelas Armanto
lanjut Armanto,” Saya berharap ke depan tidak ada lagi pungli, rekomendasi atau apapun namanya , bagi kepala sekolah untuk tidak mengeluarkan uang apalagi itu diluar kepentingan sekolah,” 9/2/2026 (Rosna)

















