TUBAN, Reportase INC – Jalan poros kecamatan Widang–Plumpang,hingga Rengel Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah titik di ruas jalan ini, terutama di Desa bunut.patihan,kedungsoko terlihat mengalami kerusakan parah dengan aspal mengelupas dan lubang dan lumayan dalam, kondisi tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat bahkan sering menjadi penyebab laka lantas.
Kerusakan semakin diperparah oleh intensitas hujan tinggi, dan air menggenang dibeberapa titik lubang hingga para pemakai jalan utamanya roda dua tidak tahu kalau lubang tersebut dalam sehingga menjadi penyebab laka lantas.
Sarimo (bukan nama sebenarnya) warga sekitar yakni warga Ngadirejo yang setiap hari melintas, membenarkan kondisi tersebut. “Jalan poros antar kecamatan Widang–Plumpang banyak berlubang dan aspalnya mengelupas. “Setiap hari saya melewati jalan ini, dan kondisinya semakin parah,” ujarnya (10/3/20026)
Selain faktor cuaca kurangnya perawatan rutin menjadi penyebab utama kerusakan. Padahal anggaran perawatan jalan setiap tahun cukup besar. Namun, kenyataannya terkesan ada pembiaran, tidak mungkin orang PU tidak tahu apa gunanya selaku pengawas jalan, Masyarakat pun mendesak agar pemerintah segera melakukan program tambal sulam atau mempercepat perbaikan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PU Tuban, Agung Supriadi, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp belum ada jawaban terkait hal tersebut, padahal sudah jelas dikatakan didalam UU bahwa karena kerusakan jalan dan menjadi penyebab laka lantas pihak PU bisa dipidana .
Jalan poros Widang–Rengel bukan hanya jalur penghubung antar kecamatan, tetapi juga nadi mobilitas warga Tuban dan sebagai jalur alternatif warga Tuban yang akan ke Babat atau Lamongan , jika kerusakan dibiarkan, risiko kecelakaan akan terus meningkat, pemerintah daerah wajib bertindak cepat, demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
(Had/red)














