LAMONGAN, Reportase INC – Jalan poros kecamatan Pucuk–Sekaran hingga Maduran Kabupaten Lamongan Jawa Timur, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan parah dengan aspal hilang tinggal lubang dan lumayan dalam, kondisi tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat bahkan sering menjadi penyebab laka lantas.
Kerusakan semakin diperparah oleh intensitas hujan tinggi, dan air menggenang dibeberapa titik lubang hingga para pengguna jalan utamanya roda dua tidak tahu kalau lubang tersebut dalam sehingga sering menjadi penyebab laka lantas.
Sarimo (bukan nama sebenarnya) warga sekitar yang setiap hari melintas, membenarkan kondisi tersebut. “Jalan poros antar kecamatan Pucuk–Sekaran sampai Maduran banyak berlubang dan aspalnya hilang,”Setiap hari saya melewati jalan ini, dan kondisinya semakin parah,” ujarnya (05/03/20026)
Selain faktor cuaca kurangnya perawatan rutin menjadi penyebab utama kerusakan. Padahal anggaran perawatan jalan setiap tahun cukup besar. Namun, kenyataannya terkesan ada pembiaran, rusaknya jalan tersebut sebetulnya terjadi sudah lama bahkan bertahun tidak mungkin pihak PU tidak tahu apa gunanya selaku pengawas jalan, Masyarakat pun mendesak agar pemerintah segera melakukan program tambal sulam atau mempercepat perbaikan.
Padahal sudah jelas dikatakan didalam UU bahwa karena kerusakan jalan dan menjadi penyebab laka lantas pihak PU harus bertanggung jawab dan bisa dipidana .
Jika kerusakan dibiarkan, risiko kecelakaan akan terus meningkat, pemerintah daerah wajib bertindak cepat, demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
(Had/red)













