TUBAN, Reportase INC – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan keagamaan melalui penyaluran hewan kurban Iduladha 2026. Kali ini, Pondok Pesantren Mansyaul Huda 02 di Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, menerima 4 ekor sapi kurban untuk disalurkan kepada santri dan masyarakat sekitar.
Bantuan tersebut merupakan kontribusi sejumlah perusahaan BUMN sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyaluran kurban diharapkan memberi manfaat luas sekaligus mempererat hubungan BUMN dengan pesantren.
Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda 02, Kiai Ali As’adi, menyampaikan pesantren yang berada di bawah naungan PPHM tahun ini menerima total 4 ekor sapi dari berbagai BUMN, dan 1 dari aparat hukum, 1 dari keluarga Airlangga Hartarto, dan hari ke tiga iduladha menerima 1 ekor sapi Presiden Prabowo.
“Alhamdulillah, tahun ini pesantren PPHM menerima empat ekor sapi kurban yang berasal dari sejumlah perusahaan BUMN, di antaranya dari Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik, dan SIG Pabrik Tuban/Semen Indonesia. dan tiga ekor sapi dari Kapolres, Keluarga Airlangga Hartarto dan Presiden Prabowo. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar,” jelas Kiai Ali As’adi.
Ia juga mengapresiasi komitmen BUMN dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan di lingkungan pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perusahaan BUMN yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui pesantren kami,” sambungnya
“Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata dan menjadi bukti bahwa sinergi antara BUMN dan pesantren dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Daging dari 4 ekor sapi kurban BUMN maupun dari tokoh Nasional dan penegak hukum selanjutnya didistribusikan ke para santri, warga sekitar pesantren, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Senori dan Kecamatan Rengel.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai gotong royong yang menjadi inti perayaan Iduladha.
“Sinergi antara BUMN dan pesantren kami harap terus berkembang sebagai upaya bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” tutup Gus Ali yang juga pengasuh PPMH 03 Rengel, Tuban. (Sanusi)
















