LAMONGAN, Reportase INC – Beredarnya informasi dari berbagai sumber tentang telah selesainya bangunan berbagai gedung dari dana revitalisasi bagi sekolah-sekolah SMA negeri swasta di Lamongan tahun 2025. Mengundang banyak perhatian masyarakat.
Puluhan sekolah telah mendapat program itu mulai dari 700 juta sampai dengan 4 milyar rupiah.
Kabupaten Lamongan mendapatkan program revitalisasi dengan jumlah sangat besar yang dilaksanakan di 32 satuan pendidikan terdiri dari SMA 19 sekolah dengan anggaran Rp19,36 miliar, SMK 13 sekolah dengan anggaran Rp. 22,13 miliar, SLB 1 sekolah dengan anggaran Rp796 juta.
*”Total anggaran khusus untuk Lamongan Rp. 42,29 miliar
Berbagai temuan di lapangan harus kita ungkapkan ke publik sebagai pertanggungjawaban sosial
Penelusuran di mulai dari SMA N Karangbinangun pada hari Rabu 17 Juni 2026 kemaren oleh tim penelusur yang yang terdiri dari berbagai unsur mulai media sampai berbagai organ.
Harun salah seorang tim penelusur dana revitalisasi gedung SMA se kabupaten Lamongan mengatakan banyak kepala sekolah SMA negeri bergaya hidup hedon (mewah) karena selama ini tidak ada pengawalan dari masyarakat. Mereka selalu berdalih di bawah wewenang pemerintah propinsi.
Seperti di SMA negeri Karangbinangun Lamongan anggaran 840 juta hanya untuk renovasi ruang OSIS. Ruang UKS dan toilet.
Bahkan banyak menggunakan material bekas, atap tidak sesuai dengan juknis serta memakai pondasi bangunan lama dalam renovasi nya ujarnya.
Untuk itu, Harun dkk tim penelusur dana revitalisasi SMA akan terus bergerak ke bawah untuk mencegah terjadi nya berbagai ketimpangan di sekolah SMA lainnya se kabupaten Lamongan.
(Had/Red)

















