JAKARTA, Reportase INC – 30/08/26Bambang Setiyawan 59 tahun,penjual cermin meninggal dunia akibat dikeroyok dan disiksa oleh sekelompok perusuh, dan Fatecurahman 18 tahun mengalami luka berat, Polda Metrojaya telah menangkap pelaku pengeroyokan,perusuh dan pengrusakan fasilitas umum ,sebanyak 322 orang telah di tangkap dan diamankan, 45 hingga 58 orang resmi di tetapkan sebagai tersangka penganiayaan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dari Polda metro jaya, kelompok perusuh yang berafiliasi dengan kelompok anarko
memang sengaja menyusup dan membuat kerusuhan dan pengrusakan fasilitas umum,
Diantaranya pos polisi Pejompongan rusak berat, Kamera CCTV..
Aksi kerusuhan dimulai sekitar pukul 20,00 wib 27/08/36 dan berjalan selama 13 jam, pemicu kerusuhan ketika petugas melakukan pembubaran paksa,karena waktu demo sudah habis, namun masa menolak pembubaran tersebut hingga terjadi saling serang berlangsung brutal dan seporadis ..hingga ber akhir Jum’at 38/08/26 pukul 09:00 wib.
Atas kejadian tersebut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di dampingi wali kota Jakarta pusat beserta para asisten dan saraf, merasa prihatin dan ikut belasungkawa datang kerumah duka kurban kerusuhan di Pejompongan Jakarta ,Bambang Setiawan 59 tahundan Fatcurahman 18 th di lokasi yang sama ,
Dalam kesempatan itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengenakan peci dan jas hitam duduk berhadapan dengan keluarga kurban, mengucapkan bela sungkawa dan Keprihatinan yang mendalam hingga menawarkan pekerjaan kepada putra almarhum, dari fihak keluarga almarhum mengucapkan terimaksih dan pasrah pekerjaan apapun mau menerima ,sembari mengusap air matanya yang menahan duka.
Hingga berita ini di turunkan ,dari fihak kepolisian Polda metro jaya masih terus menyelidiki dan mendalam siapa dalang benggerak dan pembiayaan atas gerakan masa perusuh dan pengrusakan fasilitas umum paska demo tgl 27/08/26 tersebut.
(Kasiran)

















