BABAT, Reportase INC – Seiring dengan ditetapkannya RW 9 kelurahan Babat sebagai juara umum, digelarlah acara tasyakuran (1 September 2026).
Malam pesta kemenangan sangat sederhana itu penuh kenangan tak terlupakan. Secara lesehan. Bertempat di halaman balai RW 9 lingkungan Sawo.
Acara dipandu Vivin itu diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dengan iringan musik live Gita Nada arahan Yusuf Enang Sumito. Dilanjut sambutan ketua panitia, Hendra Bachtiar. Owner perusahaan wingko 99 Bambang Indrajaya malam itu mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh warga kampung Sawo, yang telah mendukung kegiatan 17- an di kelurahan Babat. “Dalam kegiatan HUT proklamasi ke 81 tahun 2026 ini lingkungan kita, RW 9 dinobatkan sebagai juara umum” kata Bachtiar, yang disambut tepuk tangan meriah dari para audiens yang memadati halaman begengsi itu.
Tak ketinggalan ketua RW 9, Djohan Budiman, S.P.M,. Ma memberi motivasi kepada warganya. “Alhamdulillah limakali berturut-turut RW 9 mendapat gelar juara umum terus. Mari kita pertahankan dan kita tingkatkan semoga tahun depan dapat lagi” kata Djohan. “Dan piala bergilir ukuran besar itu saya simpan dirumah saya dan malam ini saya bawa, untuk saya tunjukkan ke para warga” sambungnya, lagi-lagi tepuk tangan gemuruh terdengar pula. Apalagi dibacakan perolehan kejuaraan RW 9, adalah :
– Juara 1 regu koor PKK.
– Juara 1 volly bal.
– Juara 1 lampu hias.
Selingan penyemangat malam itu ditampilkannya regu paduan suara yang menggelora.
Dilanjut sambutan lurah babat, Anom Priambodo. Dalam amanatnya, lurah Anom titip pesan ke para warga, akan adanya angin besar, puting beliung menyasar di bumi Lamongan dan sekitarnya. “Untuk itu harap berhati-hati” pesan orang nomor 1 di Babat itu.
Sementara camat Babat diwakili Sekcam, Faqih mewanti-wanti warga untuk berwaspada pada musibah kebakaran. “Di desa Gendongkulon beberapa hari lalu ada kebakaran. Maka jika membuat bediang harus ditunggu. Jangan ditinggal begitu saja !” tutut Sekcam berumah didesa Pucakwangi itu.
Acara terakhir adalah doa, dipimpin Abah Romo Yai Toha Chasan. Pemangku ponpes Almuniriyah Hidayatussibyan, malam itu sebelum membacakan doa, juga ikut memberikan apresiasi atas kejuaraan yang di raih RW 9. Usai doa dilanjut ramah-tamah dengan menikmati kuliner bakso dan es cao. Tak ketinggalan ada suguhan aneka macam camilan dan buah-buahan.
Disela-sela jagongan malam itu musik live show bersama Gita Nada, pimpinan Yusuf Enang, terus mengalun bersama para vokalis handal RW 9. Tema terpajang pada banner dengan kalimat memikat : *_Merdeka Itu Ketika Tetangga Jadi Keluarga.
Reporter : AHMAD FANANI MOSAH
















