TUBAN, Reportase INC – Ramainya pemberitaan sebelumnya terkait peredaran pupuk subsidi yang diduga di jual Secara Ilegal di wilayah kecamatan Grabakan tidak membuat para mafia pupuk merasa jera dan takut bahkan terkesan ada kong kalikong dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
Semakin bebas dan terkesan ada permainan dengan para penegak hukum di wilayah kabupaten Tuban, aktivitas ini kembali menjadi sorotan tajam dari masyarakat hingga mencuat ke publik.
Peredaran pupuk subsidi secara ilegal di sinyalir di lakukan secara tertutup dan terorganisir oleh pihak pihak tak bertanggung jawab. informasi yang di himpun menyebutkan, pasokan pupuk subsidi tersebut di datangkan dari wilayah Madura menggunakan truck besar pada malam hingga dini hari.
Menindaklanjuti informasi dari masyarakat maka awak media Reportase INC melakukan penelusuran ke lokasi di wilayah kecamatan Grabakan 16/3/2026 pukul 01,05 dini hari menemukan kegiatan bungkar pupuk subsidi diduga ilegal tersebut di Desa Waleran Kecamatan Grabakan.
Tanpa menunggu lama awak media menghampiri kegiatan bungkar pupuk tersebut dan kebetulan bertemu dengan salah satu pengurusnya berinisial YN.
Langsung saja awak media melakukan konfirmasi kepada YN yang bertanggung jawab pada saat itu di lokasi. Kepada awak media Reportase INC, YN mengatakan “, pupuk ini di datangkan dari Bangkalan, Madura, dan pupuk ini yang mengurusi kiriman ke titik titik pembungkaran semua saya pak”, ungkap YN.
Menurut informasi yang beredar di lapangan bahwasanya kegiatan pupuk subsidi secara ilegal tersebut diduga sudah ada atensi dengan pihak Polres Unit 4.
Terpisah, AKP Bobby wirawan selaku Kasat Reskrim polres Tuban saat di konfirmasi awak media Reportase INC 19/3/2026 terkait peredaran pupuk subsidi ilegal melalui pesan singkat WA (WhatsApp) terkesan diam dan tidak memberi jawaban.
Sesuai ketentuan pemerintah, pupuk subsidi hanya di peruntukan bagi petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Dan wajib di salurkan melalui jalur resmi serta sesuai wilayah yang di tentukan.
Seorang warga yang enggan di sebutkan namanya berharap kepada Dinas Pertanian serta pihak terkait lainya agar tidak tutup mata, warga meminta ada penelusuran serius terhadap jalur distribusi pupuk subsidi yang diduga menyimpang tersebut.
“, Kami berharap ada tindakan tegas, jangan sampai pupuk subsidi yang seharusnya untuk petani di jadikan ladang bisnis oleh oknum-oknum tertentu”, tegas warga.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, publik menanti langkah kongkret pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk membongkar dugaan mafia pupuk subsidi yang kian marak peredarannya. (Sanusi)













