LANGKAT, Reportase INC – Peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu di Desa Batu Melenggang, Desa Kebun Lada Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat Sumatra Utara, berada dalam titik yang sangat mengkhawatirkan. Di tengah keresahan publik, Tim dari media mencoba memastikan ke lokasi. Senin(05/10/2026
Ironisnya, hingga saat ini, belum terlihat adanya penindakan hukum yang menyentuh akar kepemimpinan jaringan tersebut, meski investigasi lapangan dan laporan warga telah terpampang nyata.
Kecamatan Hinai menjadi salah satu wilayah yang paling disorot akibat maraknya transaksi narkoba yang diduga berjalan lancar.
Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya sekaligus ibu rumah tangga di Kecamatan Hinai menyampaikan menjerit hatinya. Dengan nada cemas, ia mewakili suara para orang tua yang hidup dalam ketakutan setiap hari.
“Kami sangat resah dan takut anak-anak kami menjadi korban dari perusakan masa depan ini. Aktivitas mereka terang-terangan, tapi kenapa terkesan dibiarkan?” ungkapnya dengan nada getir.
Lebih mencengangkan lagi, dalam menjalankan fungsi kontrol sosialnya, awak media yang berupaya mengungkap jejaring kejahatan ini.mencoba konfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Hinai IPDA Yasir Rahman,S.H. Saat tiba di Polsek, Kanit Reskrim sedang tidak berada di tempat. Ungkap piket SPKT.
Lebih lagi,Tim mencoba Konfirmasi lewat Telpon Seluler,WA.Yasir memilih Bungkam walaupun tanda Ceklis dua.
Kendati demikian, dinilai belum sejalan dengan ekspektasi
Masyarakat, kini menaruh harapan penuh di pundak Kapolsek Hinai untuk membersihkan wilayah mereka dari cengkeraman sindikat narkoba.
Ketajaman pena jurnalis dan keberanian warga adalah alarm darurat. Kini, bola panas berada di tangan aparat penegak hukum untuk membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
(Faisal/Red)

















