• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Reportase Indonesia News
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
No Result
View All Result
Reportase Indonesia News
No Result
View All Result
Home Sosial

MENGAPRESIASI TAMPILAN SENDRATASIK LEGENDA GUNUNG PEGAT

Reportase Indonesia News by Reportase Indonesia News
September 4, 2025
in Sosial,Wisata
0
MENGAPRESIASI TAMPILAN SENDRATASIK LEGENDA GUNUNG PEGAT
0
SHARES
143
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ahmad Fanani Mosah.

LAMONGAN, Reportase INC – Seolah baru seusia jagung, sanggar seni Waskita berdiri sudah sudah layak ditonton. Berkelas papan atas lagi !. Ya, tampilan di atas pentas malam itu 29 September 2025 dalam rangka rangkaian peringatan HUT Ke 80 Kemerdekaan RI.

Pagelaran spektakuler Sendratasik (seni drama tari dan musik) itu secara kolosal (dimainkan banyak orang, sekitar 250 aktor/aktris peserta kursus/pelatihan).
“Sanggar Waskita ini sudah sekitar 1 smester berdiri. Sekitar 6 bulan. Ada kelas tari, drama dan ke-MC-an. Peserta pelatihan dari kalangan SD, SMP, SMA dan masyarakat umum…” tutur Robi Nugraha kepada Reporter koran online ini, beberapa saat sebelum pentas dimulai.

Adegan demi adegan membuat decak kagum 1000 penonton yang memadati gedung balai kelurahan Babat. Ada sorot lampu warna-warni, semprotan asap wangi dan pesta kembang api. Semua itu memperindah acting dan memperkuat cerita yang disutradarai oleh Bambang Budiono (dari Tuban). Sedangkan asisten sutradara dan pembantu pelatihan harian dipercayakan kepada Feri Aditia dan Aini Fitri. Juru lampu dan teknik panggung adalah Sande sekaligus si pemilik sound system’ menggelegar malam itu. Adapun tatarias dan busana, ditangani perusahaan Yusi salon kecantikan. Narator dan juru suara R.Jarot Togen.

Secara rinci kita simak adegan demi adegan yang mengandung pesan sbb :

1. Prolog Tari Semua Pemain

– Pembukaan dengan musik tradisional yang menggambarkan keindahan alam Gunung Pegat.
– Semua pemain memasuki panggung dengan gerakan tari yang dinamis dan penuh semangat, menggambarkan kegembiraan dan harapan.
– Pemain membentuk formasi yang menggambarkan keindahan alam Gunung Pegat, dengan latar belakang properti yang menampilkan keindahan alam.

2. Adegan Tari Menggambarkan Ketinggian Gunung dan Aktifitas Masyarakat Desa

– Pemain menampilkan gerakan tari yang menggambarkan ketinggian Gunung Pegat, dengan lompatan dan pose yang menunjukkan kekuatan dan keagungan.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan aktivitas masyarakat desa, seperti petani yang bekerja di sawah, pedagang yang berjualan, dan anak-anak yang bermain.
– Musik dan kostum yang digunakan menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat desa yang harmonis dengan alam.

3. Adegan Pangeran dan Putri di Gunung Pegat
– Pangeran dan putri memasuki panggung dengan gerakan tari yang lembut dan romantis, menggambarkan cinta yang mendalam.
– Mereka menampilkan gerakan tari yang menggambarkan keindahan alam Gunung Pegat, dengan pose yang menunjukkan keharmonisan dengan alam.
– Musik yang digunakan menggambarkan keindahan dan kelembutan cinta antara pangeran dan putri.

4. Adegan Tari Menggambarkan Konflik di Gunung Pegat
– Pemain menampilkan gerakan tari yang menggambarkan konflik, dengan gerakan yang dinamis dan emosional.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan pertengkaran dan konflik antara pangeran dan putri nan cantik dengan ekspresi wajah yang menunjukkan kesedihan dan kekecewaan.
– Musik yang digunakan menggambarkan ketegangan dan konflik yang terjadi.

5. Adegan Tari Suasana Desa yang Tentram
– Pemain menampilkan gerakan tari yang menggambarkan kehidupan desa yang tentram, dengan gerakan yang lembut dan harmonis.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan kegiatan masyarakat desa yang damai, seperti petani yang bekerja di sawah dengan gembira.
– Musik yang digunakan menggambarkan keharmonisan dan kedamaian desa.

6. Adegan Gunung Terbelah karena Kemarahan Sang Pangeran
– Pemain menampilkan gerakan tari yang menggambarkan kemarahan pangeran, dengan gerakan yang kuat dan dinamis.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan gunung yang terbelah, dengan properti yang menunjukkan efek dramatis.
– Musik yang digunakan menggambarkan kekuatan dan kemarahan pangeran.

7. Adegan Pangeran dan Putri Terpisah
– Pangeran dan putri menampilkan gerakan tari yang menggambarkan kesedihan dan kehilangan, dengan ekspresi wajah yang menunjukkan kesedihan.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan perpisahan antara pangeran dan putri, dengan pose yang menunjukkan kehilangan.
– Musik yang digunakan menggambarkan kesedihan dan kehilangan.

8. Adegan Ratu Bidadari Menebar Kutukan di Gunung Pegat
– Ratu bidadari memasuki panggung dengan gerakan tari yang menggambarkan kekuatan dan keagungan, dengan kostum yang menunjukkan keindahan dan kekuatan.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan ratu bidadari menebar kutukan, dengan properti yang menunjukkan efek dramatis.
– Musik yang digunakan menggambarkan kekuatan dan keagungan ratu bidadari.

9. Adegan Penutup (Pasangan Melepas Ayam di Gunung Pegat)
– Pemain menampilkan gerakan tari yang menggambarkan harapan dan kedamaian, dengan pose menunjukkan keharmonisan.
– Pantomim digunakan untuk menggambarkan pasangan yang melepas ayam di Gunung Pegat, dengan ekspresi wajah yang menunjukkan kebahagiaan.
– Musik yang digunakan menggambarkan keharmonisan dan kedamaian, menutup drama tari dengan nuansa yang positif dan penuh harapan.

Suasana panggung lebih menjadi tatapan para penonton, tatkala ada atraksi secara mekanis terbelahnya gunung penuh bebatuan kapur (yang kini masih bertengger di timur dan barat di selatan kota Babat). Tak ayal pula gegara kutukan setiap pasangan penganten baru, memercayai harus melepas ayam. Dengan kepercayaan membuang sial, gitu…

Yusi Repelitawati, maestro tatarias yang dipercaya masuk jajaran kru dan teknisi drama kolosal itu berkomentar bahwa sajian penampilan malam itu merupakan hiburan yang langka dan luar biasa. “Bayangkan baru beberapa bulan sanggar terbentuk dan baru beberapa kali latihan, sudah dapat diandalkan. Pertanda adanya semangat membara dari warga dan pejabat untuk perbaikan sarana/prasarana atau jalan-jalan rusak…” kata Mbak Yusi sapaan akrab pemilik salon tatarias bermarkas di jalan Gotong Royong itu.

Di bagian akhir, panggung diisi dengan sketsa Ponokawan. Munculnya Semar, Bagong, Petruk, Gareng dan Limbuk itu dinaratori R. Jarot Togen. Pak guru yang sudah purna kedinasannya itu (lewat adegan Ponokawan) titip pesan, hendaknya pejabat dan rakyat kerjabareng dalam membangun desa, agar menjadi aman dan nyaman. Narator yang masih aktif sebagai abdi dalem keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu memberi amanat, selayaknya usulan positip dari rakyat disampaikan secara bijak kepada para pejabat setempat. “Insya-alloh para pimpinan/pejabat kita akan merespon dengan baik, kok…!” kata Pak Jarot panggilan kesehariannya.

Lebih lanjut Jarot Togen memberi contoh nyata adanya fasilitas umum, semisal jalan-jalan rusak, banjir sering melanda dsb akan mendapat prioritas perhatian pertama…” lanjut narator tunggal itu memberi solusi.

Reporter : Ahmad Fanani Mosah

Previous Post

MENGAPRESIASI TAMPILAN SENDRATASIK LEGENDA GUNUNG PEGAT

Next Post

Tanpa Henti Polres Langkat Terus Buru Pelaku Narkoba, Dua orang di Amankan

Reportase Indonesia News

Reportase Indonesia News

Next Post
Tanpa Henti Polres Langkat Terus Buru Pelaku Narkoba, Dua orang di Amankan

Tanpa Henti Polres Langkat Terus Buru Pelaku Narkoba, Dua orang di Amankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kepala Dinas Kabupaten Bone Diduga Memeras Kepala Sekolah, Perintah Jadi ATM

Kepala Dinas Kabupaten Bone Diduga Memeras Kepala Sekolah, Perintah Jadi ATM

Februari 7, 2026
Konspirasi Dandim 1407 Bone ,”Merampok,” 30 % Bantuan Pertanian OPLAH 2025 Proyek Fiktif

Konspirasi Dandim 1407 Bone ,”Merampok,” 30 % Bantuan Pertanian OPLAH 2025 Proyek Fiktif

Januari 27, 2026
Warga Resah,Jalan Rusak Tipiter Polres Bone Diminta Tutup Tambang Ilegal Di Mattoanging Kecamatan Tellu Settingane

Warga Resah,Jalan Rusak Tipiter Polres Bone Diminta Tutup Tambang Ilegal Di Mattoanging Kecamatan Tellu Settingane

Juli 21, 2025

Desa Cungkup Kecamatan Pucuk Lamongan Kembali Memanas Mediasi Dua Kali Gagal Masyarakat Lanjutkan Pelaporan

Januari 28, 2026
Dari In House Training SMA Negeri 4 Blitar : Literasi Itu Penting Biar Tambah Cetar

Dari In House Training SMA Negeri 4 Blitar : Literasi Itu Penting Biar Tambah Cetar

6
Penerbitan Buku Dengan Judul “Songsong Hari Esuk” Tebal 90 Halaman Oleh: BungFan Mosah

Penerbitan Buku Dengan Judul “Songsong Hari Esuk” Tebal 90 Halaman Oleh: BungFan Mosah

2
Ketika Para Budayawan Berkumpul : Banyak Keunikan Tersembul Dari Wisuda Purnawiyata Permadani Angkatan 14.

Ketika Para Budayawan Berkumpul : Banyak Keunikan Tersembul Dari Wisuda Purnawiyata Permadani Angkatan 14.

2
Kapolres Langkat Cek Langsung Pengamanan Perayaan Paskah 2025

Kapolres Langkat Cek Langsung Pengamanan Perayaan Paskah 2025

1
Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

April 13, 2026
Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

April 13, 2026
Perbup CSR Lamongan Bakal Dirombak Usai Digeruduk Simpatisan JAMAL

Perbup CSR Lamongan Bakal Dirombak Usai Digeruduk Simpatisan JAMAL

April 13, 2026
*Darlian Pone Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dengan Predikat Cumlaude*

*Darlian Pone Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dengan Predikat Cumlaude*

April 10, 2026

Recent News

Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

April 13, 2026
Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

April 13, 2026
Perbup CSR Lamongan Bakal Dirombak Usai Digeruduk Simpatisan JAMAL

Perbup CSR Lamongan Bakal Dirombak Usai Digeruduk Simpatisan JAMAL

April 13, 2026
*Darlian Pone Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dengan Predikat Cumlaude*

*Darlian Pone Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dengan Predikat Cumlaude*

April 10, 2026
Reportase Indonesia News

Adalah situs media berita internet sebagai pendukung media cetak Tabloid. Reportase Indonesia News, Diterbitkan sesuai UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 dan mentaati Kode etik Jurnalistik Indonesia.

Follow Us

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Investigasi
  • Jawa Timur
  • Jelajah Desa
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Polisi
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
  • Wisata

Recent News

Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

Angin Puting Beliung Memorakrandakan Rumah Warga Di Kecamatan Plumpang ,Dan Atap Berantakan

April 13, 2026
Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

Satlantas Polres Tuban Laksanakan Kegiatan Penindakan Balap Liar di Tuban

April 13, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2025 Reportase Indonesia News

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi

© 2025 Reportase Indonesia News