LAMONGAN, Reportase INC – Lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al-Abror, Sawo-Babat Kab Lamongan mengembangkan sayapnya melalui enterpreneur cilik. Tema diangkat dalam even lomba mewarnai itu digelar pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, diikuti 11 lembaga TK sekecamatan Babat, dengan jumlah peserta 161 anak seusia TK. Tak ubahnya halaman kompleks Masjid Al-Abror itu penuh lautan manusia.
“Sehari sebelumnya tuan rumah anak didik MIT dibimbing ustadz/ustadzahnya membangun stand-bazar hingga larut malam” kata Arif Subowo, pengurus bidang pendidikan kepada Reporter berita ini. Maka pagi-pagi stand-stand yang telah digelar itu diserbu pengunjung terdiri dari orangtua/walimurid, pengantar anak-anak TK yang mengikuti lomba. “Paling tidak, dengan digelarnya stand-stand bazar itu paguyuban orangtua/walimurid MIT dapat pemasukan. Disamping itu pengunjung tidak usah jauh-jauh cari kuliner jajanan terkadang membahayakan. Cukup dari dalam sendiri dengan bahan alami/herbal. Sehingga anak-anak TK dan para pembeli tidak terkontaminasi bahan kimia dalam makanan…” tutur Ustadzah Yeyen Ardiyanti, S.Pd, kepala madrasah kepada penulis berita ini.
Sementara Drs.H.Imam Ahmad, M.Si sebagai pembina Yayasan Masjid Al-Abror Sawo, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Al-Abror. “Semoga jalinan silaturohmi ini tidak sampai di sini saja. Tapi bisa berlanjut pada waktu-waktu yang akan datang” kata Pak Imam, panggilan akrabnya.
“Melalui undangan ini panitia berharap semoga ada hikmah manfaatnya. Orangtua/walimurid mengantarkan putra/putrinya agar aktif dan kreatif. Sehat jasmani dan rohani. Sehingga punya jiwa entrepreneurship untuk dikembangkan di masa-masa akan datang.” lanjut orang nomor 1 di Yayasan Masjid Al-Abror itu.
Tak lama kemudian orasi di atas panggung itu, Pak Imam Ahmad juga minta maaf kepada audiens pendatang, bahwa lokasinya masih berserakan banyak meterial untuk pembangunan TPQ dan Menara tinggi menjulang. “Mohon doa restu semoga semua program Yayasan Masjid Al-Abror Sawo ini segera selesai semua dengan sempurna”, tambahnya. Sebelum turun panggung, mantan kepala M.Ts. N Babat dan MAN Bojonegoro serta pernah berdinas di Kantor Depag Jatim itu mengakhiri dengan doa.
Sedangkan kepala madrasah, Yeyen Ardiyanti, S.Pd mempromosikan bahwa MIT Al-Abror mulai berdiri operasionalnya tgl 16 Juli 2018, mempunyai sarparas memadai. Punyai gedung megah berlantai dua. “Program unggulannya tahfidhul quran. Juga ada acara mabit/bermalam di sekolah ini. Tidak ketinggalan pula ekstra tari, Pramuka dsb” urai Ustadzah asli Desa Trepan yang kini hijrah di perumahan Ababil Sumur Alas itu.
Usai acara formal, dilanjut senam ceria dipandu instruktur kenamaan, Mbak Nanda dari Babat.
Di sela-sela lomba mewarnai, gelegar panggung diisi olah vokal, pembacaan puisi, tari klasik dan tari modern.
Tak lupa pula undian kupon berhadiah. Puluhan door-prize dan hadiah utama nan mewah menunggu diperebutkan oleh orangtua/walimurid/pengantar lomba tingkat TK (Taman Kanak-kanak).
Beberapa bingkisan dibagi kepada para juara lomba classmeeting. “Beberapa hari usai ulangan, murid-murid MIT lomba pengisi kekosongan sekaligus sebagai ajang ketrampilan…” ujar Arif Subowo pengurus yang membidangi pendidikan, kepada koran Reporter INC online ini.
Pagi-pagi sebelum acara formal dimulai, para pengunjung disambut bacaan tartil oleh 5 murid MIT Al-Abror, yakni Salma, Haura, Nadira, Abduh dan Nawa.
Reporter : AHMAD FANANI MOSAH














