LAMONGAN, Reportase INC – Tuduhan adanya MoU PDAM Lamongan dengan PT. MOYA yang di lempar pihak JAMAL saat audensi 9 Raperda di ruang Banggar DPRD Lamongan di tepis oleh direktur PDAM.
“Itu tidak benar pimpinan”, bantah Syahrir direktur PDAM, saat menyikapi tuduhan kordinator Jamal ,di ruang Banggar DPRD Lamongan, Jum’at, 18/09/2026.
Sanggahan direktur PDAM, langsung di koreksi oleh Nelli, dengan menunjukan berita MoU oleh media ANTARA News Jatim, Klik Jatim, memorandum.co.id kepada pimpinan DPRD Lamongan yang memimpin jalannya acara audensi.
“Kirim ke saya link beritanya”, ucap lirih Fredy, kepada nelli yang maju menunjukan link berita.
Direktur PDAM reaktif, ketika nelli menunjukan link berita MoU PDAM dengan PT. MOYA
“Pimpinan, kami memang di tawari PT. Moya”, Saut Syahril.
Masih dengan Syahril, beralasan pihak industri mengeluh pasokan air harus di angkut dengan mobil tangki.
Jatuhnya perkibik industri harus membayar 28 ribu per – kubik.
“Industri menjerit pimpinan”, pungkas, Syarir dengan nadah tinggi.
(Had / Redaksi)
















