LAMONGAN, Reportase INC – Setidaknya ada 42 petak kapling tersedia untuk kantor/dinas/lembaga/sekolah yang mengikuti bazar kecamatan Babat (Jumat & Sabtu, 11 & 12 September 2026).
Belum lagi ditambah pedagang kaki 5 yang menempati kaplingan di tengah lapangan. Memang penataan tahun ini lebih rapi dan terarah. “Bagi pedagang liar yang tidak mau ditata dengan kontribusi murah, dipersilahkan keluar dari arena lapangan Sawonggaling” ujar Mbah Rukun, warga Gilang sebagai pembantu keamanan dan perlengkapan.
Masih dari Mbah Rukun, menuturkan ke Reporter koran ini, bahwa kaplingan dalam terop 2 hari dipungut biaya Rp 350.000. Untuk petak kaplingan kaki lima, 2 hari hanya Rp 100. 000.
Agenda hari pertama (11 Sept) adalah pasar raya. Di dalamnya ada UMKM bernuansa nostalgia Tempo Doeloe. Kuliner yang tersedipun melambangkan jajan era dahulu kala. Ada cenil, gatot, tiwul, srawut, gablog dsb.
Panggung utama diisi tampilan dari anak didik yang ada di wilayah kecamatan Babat. Setelah murid-murid tampil, dilanjut dengan atraksi musik Tempo Doeloe. “Bala Band” merupakan group koesplus yang lahir masa kini. Namun lagu-lagunya bisa mengenang kejayaan masa lalu.
Reporter : AHMAD FANANI MOSAH
















