LAMONGAN, Reportase INC – Desa atau Kelurahan yang sudah mengikuti PTSL namun masih ada warganya yang belum bersertifikat bisa mengajukan PTSL lagi ke Kantor ATR/BPN Lamongan.
“Di ajukan saja, bersurat ke kami”, kata, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Haris Dwi Kurismawan, S.T., saat di wawancarai wartawan.
Masih dengan Haris nama panggil kecilnya, “Nanti buat penyusunan perencanaan tahun selanjutnya”, pungkasnya.
Beberapa desa seperti Desa Tlogoagung, Desa Gintungan yang sudah menyelenggarakan PTSL di tahun 2021 masih menyisakan obyek tanah yang dikuasai warga belum memiliki kepastian hukum ( sertifikat).
” Desa saya, masih ada sekitar 500 s/d 1000 bidang tanah yang belum mengikuti PTSL tahun 2021″, ungkap Kepala Desa Gintungan, Yusron, ke wartawan.
Senada dengan Desa Gintungan Kecamatan Kembangbahu, Kepala desa Tlogoagung membenarkan, kalau masih ada sekitar 1000 lebih bidang tanah yang dikuasai warga belum mengikuti PTSL.
” Ia betul mas, kok tahu kalau desa saya masih banyak warga belum ikut PTSL”, tanya nya heran, kepala desa Tlogoagung, Edi Anto, saat di konfirmasi wartawan
Pelaksanaan PTSL sebelumnya, Edi Anto menjelaskan bukan saya, Masih di jabat kepala desa sebelumnya.
“PTSL pertama di sini mas, bukan pas masa jabatan saya”, akunya.
Tersisanya warga yang memiliki obyek tanah belum mengikuti PTSL sebelumnya, faktornya beraneka ragam bisa karena biaya, atau faktor- faktor lain.
” Ada yg punyak 4 bidang tanah, baru di daftarkan 3, satunya terkendala biaya”, jelas Edi, salah satu faktor belum tuntasnya PTSL di desanya, di ruang tamunya (12/09).
Aku Edi, nama panggil kesehariannya, mengatakan, banyak warga yang berharap agar diselenggarakan PTSL lagi di desanya.
” Warga banyak tanyak saya, kapan ada lagi PTSL pak Inggih”, ulang kata warga Tlogoagung, oleh Edi Anto kepada wartawan.
Harapnya, Tahun 2027 desa Tlogoagung bisa mendapatkan alokasi kuota PTSL dari Kantor Pertanahan Lamongan.
“Saya sudah lakukan komunikasi informal ke pihak BPN Lamongan, berharap 2027 bisa menyelenggarakan PTSL” pungkasnya.
(Had/Redaksi)
















