LAMONGAN, Reportase INC — Kepemimpinan Nurul selaku Kepala Perusahaan Daerah (PD) Pasar mendapat sorotan tajam dan kritik keras dari sejumlah kalangan pedagang serta aktivis daerah.
Nurul dinilai tidak bertanggung jawab dalam mengelola pasar-pasar daerah yang kian semrawut serta terkesan membiarkan berbagai persoalan mendasar yang dialami para pedagang kecil.
Berbagai keluhan mencuat terkait minimnya transparansi pengelolaan retribusi, buruknya perawatan fasilitas umum pasar, hingga lemahnya penataan pedagang yang memicu penurunan omzet para pedagang resmi.
Fasilitas Pasar Rusak dan Kumuh: Banyak lapak dan saluran air di area pasar yang terbengkalai tanpa perbaikan memadai, sehingga menciptakan lingkungan berdagang yang tidak higienis.
Tidak Ada Transparansi Retribusi: Pengelolaan dana retribusi harian maupun bulanan dari pedagang dinilai tidak jelas peruntukannya dan tidak sebanding dengan pelayanan yang diterima.
Desakan Evaluasi Total
Atas kondisi tersebut, perwakilan pedagang bersama elemen masyarakat mendesak jajaran jajaran pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Nurul sebagai Kepala PD Pasar.
Jika tidak ada langkah konkrit dan perbaikan nyata dalam waktu singkat, warga dan pedagang menuntut agar jabatan tersebut diserahkan kepada sosok yang lebih kompeten dan bertanggung jawab.
(Had/Red)
















