SULAWESI SELATAN, Reportase INC – SP( Saripudin bendahara penyelundup Solar bersubsidi di Kota Makassar yang menyebarkan berita Bohong dan fitnah terhadap seorang residivis, yang keluar masuk tahanan di antaranya kasus narkoba,jamred ,penipuan,dan perkelahian, di bilangan kota Makassar tepatnya di Karebosi,informasi dari sumber yang dipercaya
Residivis tersebut berinisial Appung alias Sapri Salle yang berlagak preman menekan,mengintimidasi wartawan sehingga wartawan media ini sangat di rugikan,mengaku ketua dari tujuh wartawan yang mengamankan Bigbos bernama ,”Alex,” penyelundup BBM di kota Makassar
kronologis kejadian.
Mobil Industri PT CJMS BBM Bersubsidi Berkeliaran Melayani Proyek APBN Di Kabupaten Bone 18/12/2025 setelah informasi tersebut di kirim ke wartawan media ini
Komfirmasi di lakukan terhadap Saripuddin bendahara Bigbos Mafia Solar kemudian Saripuddin meminta solusi.di berikan lah pemahaman tentang media .bukanya di pahami chat tersebut di berikan kepada residivis preman Karebosi kota Makassar
Appung alias Sapri sok kuasa mengaku wartawan padahal tidak punya media dan tidak bisa menulis berita satu hal, katanya bisa mengamankan setiap wartawan yg mengusik sang Bigbos maka dirinya pasang badan 18/12/2025 melalui telpon seluler WhatsApp pribadi
Wartawan media ini tidak mau menerima tawaran berupa pemberian uang pribadi pabo akhirnya mendapat ancaman dan teror dari oknum tersebut,” saya ketua dari tujuh orang wartawan yang bertugas mengamankan jika ada berita tayang, gaji kami sebesar 12 juta di bagi tujuh,uang saya di potong jadi saya bertujuh yang akan tanggung,” katanya
Masih percakapan dengan residivis Mengaku ketua wartawan,” ini uang pribadi ku saya kasih, karena kasihan saya gajiku di potong jika berita ini tersebar,” katanya mengemis minta di kasihani 18/13/2025
Keesokan harinya berita tentang pemerasan yang sama sekali tidak di komfirmasi telah tayang di seluruh group WhatsApp bukan hanya itu yang paling miris media yang menerima informasi tersebut mau memuat berita yang 💯 persen tidak benar
wartawan media ini telah di rusak nama baiknya menurut nya bukti yang jelas tidak ada, apalagi bukti pemerasan
,” kalau terjadi pemerasan kenapa ada pembiaran, kenapa tidak di laporkan ke polisi,” jelas Rosna
SP alias Saripudin telah memyebarkan fitnah dan membuat keterangan Palsu terhadap seorang residivis Karebosi menyebabkan nama baiknya sebagai wartawan rusak dan tercemar .
Hal tersebut oleh wartawan media ini dalam waktu dekat akan melaporkan Saripuddin bersama seorang residivis yang mengaku wartawan Appung alias Sapri Salle.denga pasal berlapis dimana mereka berdua telah melakukan tindakan yang melawan hukum..
sampai berita ini di tayangkan Saripudin tidak lagi merespon chat dari wartawan media ini
(Tim/red)














