BONE, Reportase INC – Tradisi ini adalah musyawarah dan duduk bersama sambil makan untuk bermufakat. Di Bone, acara ini sering diselenggarakan sebelum musim tanam untuk merumuskan jadwal tanam, solusi hama, dan pengelolaan lahan,
Tudang Sipulung adalah tradisi musyawarah dan duduk bersama masyarakat Bugis-Makassar untuk mufakat, yang menjadi bagian dari pangadereng (adat istiadat). Di Kabupaten Bone, tradisi ini menjadi pilar penting penyelesaian masalah adat, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta musyawarah penentuan jadwal turun tanam sektor pertanian.
Acara Tudang Sipulung ini di selenggarakan di desa Welado Kecamatan Ajangale yang di hadiri oleh ketua adat Tudang Sipulung, Babinsa, perangkat Desa berserta warga Desa welado, acara tersebut di laksanakan setiap tiga bulan sekali oleh pemerintah Desa bersama warganya ,
Muhammad Rupi kepala Desa welado dalam sambutannya mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan, selain itu kepala Desa menyampaikan akan ada bantuan tahun ini berupa bibit padi sebanyak 30 ton yang akan di tanami di lahan 400 ratus hektar milik warga Desa welado .
Tudang Sipulung program Tabela Tanam Padi Langsung. Yang sudah 3 kali satu tahun di laksanakan dan sudah di buktikan tiga kali panen berhasil di Desa welado.
Muhammad Rupi kepala Desa welado,” kita sudah berhasil tiga kali panen dalam setahun dan kali ini Desa kita akan mendapat bantuan kurang lebih 30 ton bibit padi,”ujar kepala Desa 8/7/2026
(Rosna)

















