.
BONE, Reportase INC – Aktivitas tambang di Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, kembali terangkat ke publik setelah memakan korban, Jumat 24 Juli 2026.
Peristiwa tersebut mencuat setelah beredar video berdurasi 16 detik yang memperlihatkan detik-detik sejumlah orang yang diduga pekerja tambang berusaha mengevakuasi seorang pekerja lain yang tertimpa reruntuhan material tambang.
Korban bahkan disebut telah meninggal dunia, namun informasi,masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Sebelumnya, aktivitas tambang di Lampoko telah beberapa kali menuai kritik terkait aktivitasnya, penambang diduga kuat memiliki izin abal-abal,merekrut penambang ilegal yang tidak punya izin bersatu di tempat tersebut. sehingga mengakibatkan adanya korban jiwa .selain itu alat exkavator berada di lokasi kurang lebih 10 unit
Kapolsek Barebbo, AKP Mukhlis, mengaku belum menerima informasi soal insiden tersebut. Saat dihubungi, ia mengatakan sedang berada di Desa Cingkang.
“Saya belum tau ndi, tolong kirim videonya, saya suruh anggota ke sana,” ujar Mukhlis.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun penyebab pasti insiden tersebut
Kinprojamin melalui ketua DPC Kabupaten Bone meminta polres Bone untuk menangkap Andi Daniel pemilik tambang di lampoko
,”Saya minta Polres Bone secepatnya menangkap dan memproses Andi Daniel untuk mempertanggung jawabkan nyawa.korban,” tegas Armanto 24/7/2026 (Rosna)
















