MANADO, Reportase INC – RS (Rosna ) salah satu korban penipuan atas nama dana KUR (Kredit Usaha Rakyat). oleh seorang perempuan bernama Meyti Gahiu yang awalnya mengaku kerja di salah satu Bank.
Berawal dari informasi rekan kerja korban berinisial Lk, katanya ada orang yang bisa membuat by checking tidak bermasalah lalu memberikan nomor ponsel orang yang di maksud.7/5/2026
Meyti yang bertempat tinggal dimatungkas Minahasa Utara Sulawesi Utara lantas di hubungi oleh korban, kemudian membuat janji pertemuan pada tgl 9/5/2025 tepat di rumah makan Bianglala,yang bersangkutan (Meity)memperkenalkan diri sebagai orang dalam di bank yang bersangkutan juga istri seorang kasat di polres Talaud, biasa merubah nomor Induk kependudukan (NIK) bekerja sama orang Capil kota Manado.
Korban pun tertarik setelah di support oleh teman kerja bersama seorang istri Brimob Polda Sulawesi Utara korban yakin lalu menanggapi serius dan terjadilah transaksi sebagai Panjar dari 8 juta,5 juta sebagai pengurusan merubah NIK pada saat itu korban memberikan 2, juta sebagai Panjar, minggu depan 3 juta
Dua hari kemudian pelaku datang kerumah korban bersama kepala perkreditan Bank Mandiri diduga gadungan alasan mau survey,dan meminta lagi 3 juta karena korban curiga korban tidak memberikan lalu korban kordinasi dengan teman kerja berinisial LK bersama istri seorang brimob Polda Sulawesi Utara
Lk meyakinkan bahwa dia saudara dengan pelaku tidak mungkin berbuat salah,” dia saudara saya, belum pernah saya dengar menipu orang,”ujar LK penuh keyakinan .
Pada tanggal 13 Mei korban di luar daerah tepat di kota Bitung,lagi perjalanan ke kota Manado, korban di cegat di tengah jalan dan tidak bisa beralasan, akhirnya menyerahkan kembali 3 juta tersebut pada hari itu tepatnya di jalan by pass SBY Kabupaten Minahasa Utara..
Waktu demi waktu tidak ada tanda tanda atau kabar baik setiap kali di hubungi Meyti selalu rapat atau lagi pertemuan di kantor, entah kantor apa
Selang 5 Minggu gerakan tambahan oleh pelaku membuat korban yakin bahwa dirinya telah di tipu.
-Survey dari Bank tanpa berkas
-Yang datang kepala perkreditan bank. Mandiri
-Tiga kali survey dari bank Mandiri
-Di perintahkan buka rekening bank BSI
-Waktu yang di janjikan sudah jauh dari kesepakatan.
Korban mendesak uang yang di ambil dengan cara yang tidak masuk logika
harus di kembalikan,
Pelaku telah berjanji akan mengembalikan uang korban namun janji demi janji nyatanya cuma kamuflase saja untuk mengulur waktu…
,”Saya tetap akan tanggung jawab ibu punya uang dan akan mengembalikan nya.,”katanya 20/6/2026(tim)
Selain , Rosna adalah lagi korban berinisial R istri seorang brimob Polda Sulawesi Utara hal yang sama juga di alami di tipu jutaan rupiah
Sampai berita ini di tayangkan meyti Gahiu tidak ada etikat baik, mengembalikan uang tersebut di berbagai korban -korbannya.25/6/2026.
(Rosna)
















